• Hubungi Kami
  • (+62) 85 101 487 222 / (+62) 85 102 11 6363 / (+62) 89 657 30 6921

Arsitektur BALI pada atap GAF

24 Maret 2016

Arsitektur BALI pada atap GAF

ARSITEKTUR BALI PADA ATAP GAF

 

Seringkali pertanyaan yang diarahkan ke kami, sebagai distributor GAF Bali, apakah GAF bisa diterapkan di arsitektur Bali? Bagaimana pengaplikasiannya? Bagaimana hasilnya? Apakah ada referensi proyek yang sudah kami kerjakan?  

Beberapa ornamen atap Bali biasanya sudah dicetak dan disesuaikan dengan ukuran. Luas atap diproporsionalkan dengan ukuran ornamen. Mengenai bahan juga beragam, ada yang dari bahan tanah liat, batu alam, limestone, beton, GRC, bahkan tembaga. Yang umum digunakan adalah berupa MURDA (Mahkota) di posisi nok dan IKUT TLEDU (ekor kalajengking) di posisi bawah jurai luar.

Pemasangannya sangat mudah. Atap GAF dipasang terlebih dahulu hingga sempurna. Selanjutnya ornamen disekrupkan ditumpuk diatasnya, dimana bagian sekrup dikedapkan dengan ter/plastik semen agar tidak bocor. Jika bahan ornamen berat, dasar harus disiapkan dudukan atau ornamen harus di las dulu, baru atap GAF diaplikasikan di sekitar dudukan ornamen. Finishing dikedapkan dengan ter/plastik semen. Jika bahan ornamen mudah pecah, bisa diikat dengan sling atau kawat tahan karat.

Kami sertakan beberapa foto detail dan referensi proyek dengan ornamen Bali, semoga bermanfaat.